Aplikasi Stack Dalam Dunia Nyata

 

Dalam dunia nyata bisa kita bayangkan seperti tumpukan buku, tumpukan kartu, atau tumpukan kursi yang tersusun secara menumpuk ke atas. Konsep stack yang utuh memiliki beberapa aturan atau batasan tersendiri yang membedakannya dengan struktur data lain, misalnya kita tidak bisa menambah data langsung ditengah-tengah tumpukan dengan cara diselipkan. Begitu juga ketika kita mengambilnya, melainkan setiap operasi harus dikerjakan pada data yang berada dipaling atas tumpukan.
Beberapa contoh aplikasi yang menerapkan stack, diantaranya adalah:

  • Expression evaluation, baik ekspresi aritmatika, lojik maupun boolean.
  • Notasi infix, prefix, dan postfix, proses perhitungannya maupun konversi antar notasi tersebut.
  • Backtracking, contohnya history call pada browser (tombol back).
  • Membantu penelusuran simpul pohon dengan algoritma DFS (Depth-First-Search).
  • Manajemen memori dan alokasi memori, komputer modern saat ini menerapkan stack untuk memodelkan manajemen memori dari program yang sedang berjalan (running program).
  • Permainan Tower of Hanoi.
  • Konversi bilangan desimal ke binner.
  • Sampai yang paling sederhana yaitu membalikkan urutan string.