Tipe Jaringan  ( Peer To Peer )
Assalamualaikum Wr.Wb
A. TEORI DASAR
Berdasarkan fungsinya, jaringan komputer terbagi menjadi 2, yaitu :
1. Jaringan Client-Server
Jaringan client-server merupakan jaringan komputer yang didalamnya terdapat satu atau lebih komputer yang bertindak sebagai server dan menyediakan layanan ke setiap komputer client yang terhubung ke dalam jaringan tersebut. Komputer client cukup mengakses komputer server untuk mendapatkan layanan melalui jaringan. Layanan yang disediakan oleh komputer server bisa berupa web dan database server, file server baik menggunakan FTP atau samba dan layanan-layanan lain yang bisa di akses melalui jaringan. Oleh karena itu komputer server harus memiliki spesifikasi yang lebih tinggi di banding dengan komputer client seperti kapasitas prosessor, hardisk, memori dan sebagainya.
2. Jaringan Peer To Peer
Jaringan peer to peer memungkinkan kita menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lain tanpa perantara seperti switch. Dengan menggunakan media seperti kabel dan wireless, komputer yang satu dengan komputer yang lain bisa saling berkomunikasi dan berbagi sumber daya.
B. TIPE JARINGAN PEER TO PEER
 
Tipe jaringan peer to peer
( Foto : blog.unnes.ac.id )

 

Jaringan peer to peer pada setiap komputer memiliki fungsi yang sama dan dapat berhubungan/berkomunikasi dengan komputer yang lain yang sudah memberi izin. Jadi dapat kita simpulkan bahwa setiap komputer pada jaringan peer berfungsi sebagai client dan juga sebagai server. Jaringan tipe ini disebut dengan dedicated server karena berperan menjadi server satu-satunya yang menyediakan layanan berupa akses internet, file, email, dan lain-lain. Biasanya jenis ini digunakan di sebuah kantor kecil dengan komputer yang tidak banyak, kurang lebih 10 workstation. Keuntungan dan kelemahan menggunakan jenis jaringan ini diantaranya sebagai berikut :
a. Kelebihan Menggunakan Jaringan Peer To Peer
1. Tidak perlu memerlukan investasi tambahan dalam pembelian software dan hardware server
2. Setup mudah dan harga murah menjadikan jaringan ini tidak memerlukan seorang admin jaringan.
3. Jika salah satu server mati, jaringan tidak akan mengalami dampaknya, karena jaringan tidak menggantungkan pada satu server saja.
b. Kekurangan Menggunakan Jaringan Peer To Peer
1. Trouble shooting pada jaringan tidak mudah, dikarenakan setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam sebuah komunikasi yang ada di jaringan tersebut.
2. Cara kerjanya lebih rendah bila dibandingkan dengan jaringan client server, karena setiap komputer/peer mengelola fasilitas jaringan dan juga mengelola pekerjaan dan aplikasi sendir.
Pada jaringan peer to peer tidak mempunyai file server atau sumber manajemen yang terpusat. Dalam jaringan peer to peer semua komputer diperlakukan sama, mereka semua mempunyai kemampuan yang sama untuk menggunakan resources yang tersedia pada jaringan. Jaringan peer to peer ditujukan bagi Local Area Network (LAN) kecil sampai menengah.
Wassalamualaikum Wr.Wb