STRUKTUR DATABASE DNS
Struktur database dns
( Foto : ccasp.wordpress.com )
Assalamualaikum Wr.Wb
Struktur database DNS nama seperti file system pada system unix. Tingkatan paling atas disebut sebagai Root atau Node Root. Rote node ditulis sebagai single dot “.” (titik). Setiap root terbagi ke dalam beberapa domain. Pada level ini disebut sebagai Top Level Domain yang memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Pembagian tugas tersebut dijelaskan sebagai berikut :
a. Edu merupakan institusi pendidikan atau universitas
b. Org merupakan organisasi non profit
c. Net merupakan backone internet
d. Gov merupakan organisasi non militer
e. Mil merupakan organisasi pemerintah militer
Pada DNS setiap domain mampu terbagi lagi ke dalam subdomain dan membedakan pertanggung jawabannya untuk berbeda organisasi. Proses penurunan domain ke dalam subdomain disebut dengan delegasi. Contoh sebuah organisasi yang dinamakan ACSL mengatur domain ac.i, tetapi mendelegasikan pertanggung jawabannya kepada subdomain acsl.ac.id (ac.id adalah untuk domain pendidikan di Indonesia) ke LAB lanjut (nama permisalan saja). Otoritas pendelegasian untuk acsl.ac.id ke LAB membuat zone baru. Zone acsl.ac.id sekarang independen dari ac.id dan berisi semua nama-nama domain yang berakhiran acsl.ac.id zone ac.id tersebut, dalam kata lain, hanya berisi nama-nama yang akhiran ac.id tetapi tidak perlu pendelegasian zone, seperti acsl.ac.id. Jadi untuk memisahkan tanggung jawab lagi maka harus membagi ke dalam subdomain, seperti jkl.acsl.ac.id bukan pada acsl.ac.id.
Jika suatu nama domain nampak langsung di belakang Root Top Level Domain (www.google.com). Software intepreter menganggap nama tersebut nama domain absolute. Sebuah nama domain relative ke root domain yang dikenal dengan istilah Full Qualified Domain Name (FADN).
Wassalamualaikum Wr.Wb