FIREWALL / TEMBOK API
 
Gambar terkait
( Foto : catatanshand.blogspot.com )
Assalamualaikum Wr.Wb
A. TEORI DASAR 

Tembok api atau dinding api adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman. Umumnya, sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dengan jaringan internet.

Tembok api digunakan untuk membatasi atau mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah firewall menjadi istilah lazim yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antara 2 macam jaringan yang berbeda. Mengingat saat ini banyak perusahaan yang dimiliki akses ke internet dan juga tentu saja jaringan berbadan hukum di dalamnya, maka perlindungan terhadap perangkat digital perusahaan tersebut dari serangan para peretas, pemata-mata, ataupun pencuri data lainnya, menjadi kenyataan.

B. JENIS-JENIS FIREWALL

Firewall terbagi menjadi 2 jenis, yakni :
 
1. Personal Firewall
Personal firewall di desain untuk melindungi sebuah komputer yang terhubung ke jaringan akses yang tidak dikehendaki. Firewall ini akhir-akhir ini berevolusi menjadi sebuah kumpulan program yang bertujuan untuk mengamankan komputer secara total, dengan ditambahkannya beberapa fitur pengaman tambahan semacam perangkat proteksi terhadap virus, anti-spyware, anti-spam dll. Bahkan beberapa produk firewall lainnya dilengkapi dengan fungsi pendeteksian gangguan keamanan jaringan (yang telah terintegrasi dalam sistem operasi Windows XP Service Park 2, Windows Vista dan Windows Server 2003 Service Pack 1), Systentec Norton Personal Firewall, Kerio Personal firewall dll. Personal firewall secara umum hanya memiliki 2 fitur utama, yaitu Packet Filter Firewall dan Stateful Firewall.  terdedikasi atau sebagai sebuah perangkat lunak yang di intalasikan dalam seb
2. Network Firewall
Network Firewall di desain untuk melindungi jaringan secara keseluruhan dari berbagai serangan. umumnya di jumpai dalam 2 bentuk, yakni sebuah perangkat terdedikasi atau sebagai sebuah perangkat lunak yang di intalasikan dalam sebuah server. Contoh dari firewall ini adalah Microsoft Internet Security And Acceleration Server ( ISA Server), Cisco Pix, Cisco ASA, IPTables dalam sistem operasi UnixBSD, serta Sunscreen dari Sun Microsystems. Inc yang dibundel dalam sistem operasi solaris. Network firewall secara umum memiliki beberapa fitur utama, yaitu apa yang dimiliki oleh personal firewall (Packet Filter Frewall dan Stateful Firewall), Circuit Level Gateway, Application Level Gateway, dan juga NAT Firewall. Network Firewall umumnya bersifat transparan dari pengguna dan menggunakan teknologi routing untuk menentukan paket mana yang diizinkan, dan mana paket yang akan di tolak.
Fungsi Firewall
a. Mengatur dan mengontrol lalu lintas jaringan
b. Melakukan autentikasi terhadap akses
c. Melindungi sumber daya dalam jaringan privat
d. Mencatat semua kejadian serta melaporkan kepada administator.
Wassalamualaikum Wr.Wb